Serang, 13 Februari 2026 - PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Cilegon menggelar acara penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dirangkaikan dengan kegiatan Healthy Talk bertema deteksi dini penyakit paru akibat kerja. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya K3 sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan pekerja di lingkungan pembangkitan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Manajer Operasi UBP Cilegon, Hendra Surya Kusumah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa implementasi K3 harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya tanggung jawab fungsi tertentu, melainkan tanggung jawab kita bersama. Konsistensi dalam menerapkan standar K3 akan menjaga keandalan unit sekaligus melindungi seluruh insan perusahaan,” ujar Hendra.
Sesi utama diisi oleh dr. Sondang R.A. Sirait, M.Ked(Paru), Sp.P, yang memaparkan pentingnya deteksi dini penyakit paru akibat kerja, terutama di sektor industri dan pembangkitan listrik. Ia menjelaskan potensi risiko paparan di tempat kerja, gejala awal yang perlu diwaspadai, serta langkah preventif melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), pemeriksaan kesehatan berkala, dan penerapan standar K3 yang disiplin.
“Deteksi dini menjadi langkah krusial untuk mencegah dampak jangka panjang. Pemeriksaan rutin dan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri adalah investasi jangka panjang bagi pekerja,” jelas dr. Sondang.
Kegiatan berlangsung menarik dan penuh interaksi. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab dan diskusi, mencerminkan meningkatnya kepedulian terhadap isu kesehatan kerja.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif selama Bulan K3, panitia juga menggelar pembagian hadiah berbagai lomba, antara lain lomba foto K3, lomba video kampanye keselamatan, lomba penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta sejumlah kompetisi edukatif lainnya. Selain itu, diumumkan pula penghargaan bagi “Pegawai Tersehat” sebagai bentuk motivasi untuk membudayakan pola hidup sehat di lingkungan kerja.
Assistant Manager K3L UBP Cilegon, Arif Sarifudin, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Bulan K3 tahun ini diharapkan memberikan dampak nyata.
“Melalui edukasi, kompetisi, dan apresiasi, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa K3 dan kesehatan adalah fondasi utama produktivitas. Ke depan, program promotif dan preventif akan terus kami perkuat agar budaya K3 semakin kokoh,” ungkap Arif.
Dengan berakhirnya rangkaian Bulan K3, PLN Indonesia Power UBP Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Semangat K3 diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, melainkan menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas operasional demi mendukung keandalan pasokan listrik nasional.